Beritaindo, Pekalongan– Temuan seekor ulat dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada balita melalui posyandu di Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memicu perhatian orang tua penerima manfaat.
Ulat tersebut ditemukan di dalam menu sayur kacang panjang yang menjadi salah satu bagian dari paket makanan MBG. Kejadian itu diketahui setelah seorang ibu membuka paket makanan yang diterima anaknya saat kegiatan posyandu.
Dalam paket MBG tersebut, balita menerima sejumlah menu yang terdiri atas sayur kacang panjang, ayam, mi campur sayur, serta potongan buah semangka.
Salah seorang orang tua balita penerima MBG, AR, mengaku mengetahui adanya ulat dari informasi yang disampaikan istrinya usai menerima paket makanan tersebut.
“Ya, tadi istri saya mengabari kalau di menu MBG anak saya yang dibagikan melalui posyandu ada ulatnya,” kata AR saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).
AR mengaku hingga kini belum sempat mengonfirmasi kepada pihak posyandu mengenai dapur MBG yang menyiapkan dan mendistribusikan makanan tersebut. Karena itu, ia belum mengetahui asal makanan yang ditemukan terdapat ulat di dalamnya.
“Saya belum sempat menanyakan ke posyandu dapur MBG mana yang mengirim makanan itu,” ujarnya.
Meski demikian, AR berharap pihak penyedia makanan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan dan pengawasan kualitas makanan. Menurutnya, kehati-hatian harus menjadi perhatian utama mengingat program tersebut menyasar balita yang membutuhkan asupan makanan aman dan bergizi.
“Ini untuk balita, jadi harus lebih teliti dalam proses pengolahannya. Menunya juga perlu disesuaikan,” katanya.
Temuan ini menambah daftar persoalan yang sempat mencuat terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Pekalongan. Sebelumnya, kasus serupa berupa ditemukannya belatung dalam menu MBG juga sempat viral di lingkungan SMA Negeri 1 Pekalongan dan SMK Baitussalam.
Peristiwa tersebut kembali memunculkan sorotan terhadap standar kebersihan, pengawasan bahan baku, serta proses distribusi makanan dalam program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik dan balita tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis maupun instansi terkait mengenai temuan ulat dalam menu makanan yang dibagikan kepada balita di Kelurahan Poncol. Masyarakat kini menunggu penjelasan serta langkah evaluasi yang akan dilakukan guna memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap terjaga.














