<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Indo</title>
	<atom:link href="https://www.berita-indo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berita-indo.com/</link>
	<description>Fakta Terkini,Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 13:18:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.berita-indo.com/wp-content/uploads/2026/06/logo-berita-indo-1-90x90.png</url>
	<title>Berita Indo</title>
	<link>https://www.berita-indo.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nama Andi Sahrandi Mencuat dalam Narasi Konsolidasi Aksi Mahasiswa Agustus 2026</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/27/nama-andi-sahrandi-mencuat-dalam-narasi-konsolidasi-aksi-mahasiswa-agustus-2026/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/27/nama-andi-sahrandi-mencuat-dalam-narasi-konsolidasi-aksi-mahasiswa-agustus-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:18:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=529</guid>

					<description><![CDATA[<p>BeritaIndo,Jakarta -Nama pengusaha senior Andi Sahrandi belakangan mencuat dalam polemik seputar rangkaian <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/27/nama-andi-sahrandi-mencuat-dalam-narasi-konsolidasi-aksi-mahasiswa-agustus-2026/" title="Nama Andi Sahrandi Mencuat dalam Narasi Konsolidasi Aksi Mahasiswa Agustus 2026" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/27/nama-andi-sahrandi-mencuat-dalam-narasi-konsolidasi-aksi-mahasiswa-agustus-2026/">Nama Andi Sahrandi Mencuat dalam Narasi Konsolidasi Aksi Mahasiswa Agustus 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BeritaIndo,Jakarta</strong> -Nama pengusaha senior Andi Sahrandi belakangan mencuat dalam polemik seputar rangkaian aksi unjuk rasa mahasiswa yang terjadi sepanjang Agustus 2026. Dalam sejumlah narasi yang beredar, Andi disebut-sebut sebagai salah satu figur yang diduga memiliki jaringan luas dan berperan dalam konsolidasi berbagai kelompok yang terlibat dalam dinamika aksi.</p>
<p>Narasi tersebut mengaitkan Andi dengan sejumlah aktivis mahasiswa, akademisi, tokoh nasional, hingga kelompok purnawirawan. Ia bahkan dituding ikut mengarahkan konsolidasi dengan memanfaatkan sejumlah isu untuk meningkatkan tekanan politik terhadap pemerintah dan aparat keamanan.</p>
<p>Namun, berbagai tudingan tersebut masih berada dalam ranah narasi dan polemik yang berkembang. Kemunculan nama seseorang dalam sebuah jaringan atau pertemuan tidak serta-merta membuktikan keterlibatan langsung dalam aksi kericuhan yang terjadi.</p>
<p>Andi, yang disebut telah berusia sekitar 80 tahun, dikenal memiliki perjalanan panjang di dunia usaha. Namanya juga pernah dikaitkan dengan lingkungan bisnis almarhum pengusaha minyak Arifin Panigoro. Di luar aktivitas bisnis, ia dikenal aktif membangun relasi di berbagai bidang, termasuk kegiatan sosial dan kebudayaan.</p>
<p>Latar belakang itu disebut menjadi salah satu alasan mengapa Andi memiliki jaringan yang cukup luas, mulai dari kalangan pengusaha, aktivis, hingga tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang.</p>
<h2>Pertemuan di Ciputat Timur</h2>
<p>Dalam narasi yang beredar, sejumlah pertemuan disebut berlangsung di kediaman Andi di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Pertemuan itu dikabarkan terjadi dalam rentang Juli hingga awal Agustus 2026, menjelang meningkatnya intensitas aksi mahasiswa di sejumlah daerah.</p>
<p>Sejumlah aktivis dari berbagai kampus disebut hadir atau dikaitkan dengan rangkaian konsolidasi tersebut. Nama kelompok dari Universitas Muhammadiyah Jakarta serta Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI turut muncul dalam narasi yang berkembang.</p>
<p>Andi disebut menggunakan sejumlah isu sebagai pintu masuk untuk membangun perhatian dan menggalang dukungan. Salah satu isu yang disebut dalam narasi tersebut berkaitan dengan Febri Adriansyah.</p>
<p>Selain itu, muncul pula tudingan mengenai adanya pendataan terhadap aset sejumlah pejabat Polri, khususnya di wilayah Jakarta Selatan. Pendataan itu, menurut narasi yang beredar, dikaitkan dengan kemungkinan eskalasi situasi apabila demonstrasi berkembang menjadi kericuhan.</p>
<p>Meski demikian, tudingan tersebut memerlukan pembuktian lebih lanjut dan tidak dapat langsung dipandang sebagai fakta tanpa adanya konfirmasi dari pihak-pihak terkait.</p>
<h2>Jaringan Aktivis hingga Purnawirawan</h2>
<p>Narasi mengenai dugaan jaringan Andi tidak hanya berhenti pada kelompok mahasiswa. Sejumlah nama dari kalangan akademisi, aktivis, dan purnawirawan juga disebut memiliki keterkaitan dalam lingkaran konsolidasi tersebut.</p>
<p>Nama Feri Amsari dan Tiyo Ardianto, misalnya, muncul dalam narasi yang mengaitkan sejumlah aktivis dan akademisi dengan dinamika gerakan. Dari kalangan purnawirawan, nama Mayjen TNI Purn Soenarko serta Ahmad Khozinudin juga turut disebut.</p>
<p>Selain Andi, seorang staf bernama Rendi dikabarkan memiliki peran dalam membantu menghubungkan berbagai elemen. Dalam narasi yang sama, Rendi juga disebut ikut mengelola dukungan terhadap sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan gerakan.</p>
<p>Persoalan dugaan pendanaan kemudian menjadi salah satu bagian paling sensitif dalam polemik tersebut. Sejumlah kelompok disebut memperoleh dukungan melalui jaringan yang dikaitkan dengan Andi dan orang-orang di sekitarnya. Namun, hingga terdapat bukti dan konfirmasi yang dapat diverifikasi, dugaan mengenai aliran dana itu tetap harus diperlakukan sebagai klaim yang belum terbukti.</p>
<h2>Dikaitkan dengan Jejak Reformasi 1998</h2>
<p>Menariknya, narasi yang berkembang juga mencoba menarik garis hubungan antara dinamika aksi saat ini dengan pengalaman Andi pada masa Reformasi 1998.</p>
<p>Andi disebut memiliki kedekatan dengan gerakan mahasiswa sejak periode tersebut. Dalam cerita yang beredar, ia bahkan diklaim pernah meninggalkan aktivitas profesionalnya untuk terlibat dalam gerakan yang berkembang menjelang tumbangnya pemerintahan Orde Baru.</p>
<p>Namanya juga disebut pernah dipercaya sebagai “panglima lapangan” Kelompok Jenggala. Kelompok itu dikaitkan dengan jaringan eks aktivis 1960-an dan lingkungan pengusaha Arifin Panigoro yang pada masa itu disebut memiliki perhatian terhadap perkembangan gerakan mahasiswa.</p>
<p>Jejak historis inilah yang kemudian digunakan untuk membangun dugaan bahwa Andi memiliki pengalaman panjang dalam membaca, membangun, dan mengorganisasi jaringan gerakan.</p>
<p>Namun, keterlibatan seseorang dalam peristiwa politik masa lalu tentu tidak secara otomatis membuktikan keterlibatannya dalam peristiwa yang terjadi pada 2026.</p>
<h2>Di Tengah Eskalasi Demonstrasi</h2>
<p>Rangkaian aksi mahasiswa sepanjang Agustus 2026 berlangsung di tengah situasi politik nasional yang dinamis. Demonstrasi terjadi di sejumlah daerah dengan tingkat eskalasi yang berbeda-beda, sementara sebagian aksi dilaporkan berkembang menjadi kericuhan.</p>
<p>Di tengah kondisi tersebut, muncul berbagai narasi mengenai kemungkinan adanya koordinasi yang lebih luas di balik aksi. Salah satunya adalah dugaan bahwa sejumlah kelompok tidak bergerak secara sepenuhnya spontan, melainkan memiliki titik-titik konsolidasi dan jaringan komunikasi yang saling terhubung.</p>
<p>Nama Andi Sahrandi kemudian menjadi salah satu figur yang paling sering disebut dalam narasi tersebut.</p>
<p>Polemik pun berkembang bukan hanya mengenai siapa yang berada di lapangan, tetapi juga mengenai kemungkinan adanya tokoh-tokoh yang memiliki peran dalam membangun komunikasi, mempertemukan kelompok, atau memberikan dukungan terhadap gerakan.</p>
<p>Meski demikian, penting untuk membedakan antara fakta yang telah terverifikasi, dugaan, dan narasi yang masih berkembang. Penyebutan nama seseorang dalam sebuah pertemuan atau jaringan tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa orang tersebut terlibat dalam tindakan kekerasan maupun kericuhan.</p>
<p>Hingga kini, dugaan mengenai peran Andi Sahrandi dalam konsolidasi aksi mahasiswa Agustus 2026 masih menjadi bagian dari polemik yang berkembang. Latar belakangnya sebagai pengusaha senior dengan jaringan luas, ditambah jejak keterlibatannya dalam dinamika sosial dan politik pada masa lalu, membuat namanya menjadi sorotan dalam perbincangan mengenai siapa saja yang berada di balik konsolidasi berbagai kelompok tersebut.</p>
<p>Pada akhirnya, setiap dugaan mengenai peran, jaringan, maupun aliran dukungan membutuhkan pembuktian dan konfirmasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa itu, berbagai informasi yang beredar tetap harus ditempatkan secara proporsional sebagai bagian dari narasi yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/27/nama-andi-sahrandi-mencuat-dalam-narasi-konsolidasi-aksi-mahasiswa-agustus-2026/">Nama Andi Sahrandi Mencuat dalam Narasi Konsolidasi Aksi Mahasiswa Agustus 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/27/nama-andi-sahrandi-mencuat-dalam-narasi-konsolidasi-aksi-mahasiswa-agustus-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rizal Bawazier Hadiri Jalan Sehat Desa Wuled, UMKM Lokal Ikut Kebagian Berkah</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/23/rizal-bawazier-hadiri-jalan-sehat-desa-wuled-umkm-lokal-ikut-kebagian-berkah/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/23/rizal-bawazier-hadiri-jalan-sehat-desa-wuled-umkm-lokal-ikut-kebagian-berkah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 05:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[DesaWuled]]></category>
		<category><![CDATA[JalanSehat]]></category>
		<category><![CDATA[JauhiPinjolJudiOnline]]></category>
		<category><![CDATA[RizalBawazier]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=525</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beritaindo, Pekalongan  – Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil X Jawa Tengah, <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/23/rizal-bawazier-hadiri-jalan-sehat-desa-wuled-umkm-lokal-ikut-kebagian-berkah/" title="Rizal Bawazier Hadiri Jalan Sehat Desa Wuled, UMKM Lokal Ikut Kebagian Berkah" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/23/rizal-bawazier-hadiri-jalan-sehat-desa-wuled-umkm-lokal-ikut-kebagian-berkah/">Rizal Bawazier Hadiri Jalan Sehat Desa Wuled, UMKM Lokal Ikut Kebagian Berkah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beritaindo, Pekalongan </strong> – Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil X Jawa Tengah, Rizal Bawazier, menghadiri jalan sehat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Wuled, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.</p>
<p>Kegiatan perdana yang digelar Pemerintah Desa Wuled itu mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Sebanyak 2.000 peserta tercatat mengikuti kegiatan, terdiri atas 1.500 peserta dewasa dan 500 anak-anak.</p>
<p>Rizal Bawazier mengaku terkejut melihat tingginya antusiasme warga dalam kegiatan tersebut. “Terus terang saya sempat kaget karena banyak sekali yang berminat dan pesertanya juga banyak,” kata Rizal.</p>
<p>Menurut Rizal, kegiatan olahraga menjadi salah satu cara positif mengisi momentum peringatan kemerdekaan. Ia menilai tingginya partisipasi warga menunjukkan olahraga bersama masih memiliki daya tarik kuat.</p>
<p>“Ini untuk acara setelah kita merayakan hari kemerdekaan. Dari minat para pelari, ternyata antusiasmenya sangat luar biasa,” ujarnya.</p>
<p>Rizal berharap jalan sehat tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan perdana. Ia mendorong Pemerintah Desa Wuled kembali menggelarnya tahun depan dengan penyelenggaraan yang semakin baik.</p>
<p>“Tahun depan kita harus laksanakan lagi, karena ini bagus sekali,” kata Rizal.</p>
<p>Selain menjaga semangat olahraga, Rizal mengingatkan masyarakat untuk mempertahankan sportivitas dan kebersamaan. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.</p>
<p>“Harapannya tetap menjaga sportivitas dan kebersamaan. Acara sebesar ini harus kita jaga ketenteramannya agar berjalan lancar,” ujarnya.</p>
<p>Kepala Desa Wuled Wasduki Djazuli mengatakan, peserta jalan sehat terbagi dalam dua kategori. Kategori anak-anak diperuntukkan bagi siswa kelas IV, V, dan VI sekolah dasar.</p>
<p>Sementara kategori dewasa mencakup peserta mulai jenjang SMP hingga masyarakat umum. Panitia menyiapkan rute berbeda sesuai kategori peserta.</p>
<p>Untuk kategori anak-anak, peserta menempuh jarak sekitar 1,8 kilometer. Adapun kategori dewasa menempuh rute sepanjang 5,6 kilometer.</p>
<p>Selain kegiatan olahraga, panitia menyiapkan hadiah utama senilai Rp5 juta. Berbagai doorprize juga disediakan untuk menambah semarak kegiatan.</p>
<p>Hadiah tambahan tersebut antara lain sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, kipas angin, serta sejumlah hadiah lainnya. Kehadiran berbagai hadiah menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan.</p>
<p>Wasduki mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan jalan sehat tersebut. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Rizal Bawazier serta para sponsor dari Pekalongan.</p>
<p>“Dukungan penuh dari Bapak DPR RI Rizal Bawazier dan para sponsor dari Pekalongan menjadi bagian kegiatan ini,” ujar Wasduki.</p>
<p>Wasduki mengatakan jalan sehat tersebut merupakan kegiatan perdana Pemerintah Desa Wuled. Karena baru pertama diselenggarakan, panitia langsung melakukan evaluasi terhadap sejumlah kekurangan.</p>
<p>Salah satunya berkaitan dengan kategori peserta perempuan. Setelah menemukan kebutuhan tersebut, panitia langsung melakukan penyesuaian dalam pelaksanaan kegiatan.</p>
<p>Menurut Wasduki, respons peserta terhadap langkah tersebut cukup positif. Keterbukaan panitia dalam menerima masukan juga mendapat apresiasi dari masyarakat.</p>
<p>“Ini pertama kali, sehingga ada kekurangan langsung kita perbaiki. Peserta sangat mengapresiasi keterbukaan panitia dalam menyikapi kekurangan,” katanya.</p>
<p>Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan Desa Wuled. Evaluasi pelaksanaan perdana akan digunakan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pada tahun berikutnya.</p>
<p>Wasduki juga berharap jalan sehat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Keramaian peserta dinilai membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.</p>
<p>“Harapannya kegiatan ini bisa meningkatkan UMKM masyarakat Kabupaten Pekalongan, terutama Desa Wuled dan sekitarnya,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Wasduki, kegiatan olahraga juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Khusus bagi generasi muda, aktivitas semacam ini diharapkan menjadi alternatif kegiatan yang positif.</p>
<p>Ia berharap kegiatan masyarakat dapat ikut menekan berbagai aktivitas negatif. Wasduki menyebut minuman keras, perjudian, dan pinjaman online sebagai persoalan yang perlu diwaspadai.</p>
<p>“Dengan kegiatan semacam ini, mudah-mudahan generasi kita ke depan terlepas dari miras, judi, maupun pinjol,” katanya.</p>
<p>Selain olahraga dan kesehatan, dampak ekonomi kegiatan mulai terlihat dari aktivitas pedagang di sekitar lokasi. Para pelaku UMKM mendapat kesempatan menjangkau konsumen dari peserta dan masyarakat yang datang.</p>
<p>Dengan tingginya antusiasme pada pelaksanaan perdana, Pemerintah Desa Wuled membuka peluang menjadikan jalan sehat sebagai agenda tahunan. Kegiatan tersebut diharapkan terus berkembang sebagai ruang olahraga, kebersamaan, sekaligus penggerak ekonomi warga.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/23/rizal-bawazier-hadiri-jalan-sehat-desa-wuled-umkm-lokal-ikut-kebagian-berkah/">Rizal Bawazier Hadiri Jalan Sehat Desa Wuled, UMKM Lokal Ikut Kebagian Berkah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/23/rizal-bawazier-hadiri-jalan-sehat-desa-wuled-umkm-lokal-ikut-kebagian-berkah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPR Rizal Bawazier Ikut Estafet Obor Comal 2026, Plt Bupati Pemalang Usul Naik Kelas</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/23/dpr-rizal-bawazier-ikut-estafet-obor-comal-2026-plt-bupati-pemalang-usul-naik-kelas/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/23/dpr-rizal-bawazier-ikut-estafet-obor-comal-2026-plt-bupati-pemalang-usul-naik-kelas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 00:13:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Comal]]></category>
		<category><![CDATA[Estafet Obor Comal 2026]]></category>
		<category><![CDATA[event Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-81 RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Lari Estafet Obor Comal]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pemalang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=522</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMALANG – Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, berubah menjadi lintasan <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/23/dpr-rizal-bawazier-ikut-estafet-obor-comal-2026-plt-bupati-pemalang-usul-naik-kelas/" title="DPR Rizal Bawazier Ikut Estafet Obor Comal 2026, Plt Bupati Pemalang Usul Naik Kelas" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/23/dpr-rizal-bawazier-ikut-estafet-obor-comal-2026-plt-bupati-pemalang-usul-naik-kelas/">DPR Rizal Bawazier Ikut Estafet Obor Comal 2026, Plt Bupati Pemalang Usul Naik Kelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEMALANG –</strong> Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, berubah menjadi lintasan lari penuh cahaya obor, Sabtu malam 22 Agustus 2026. Puluhan pelari beradu cepat dalam Lari Estafet Obor Comal 2026 untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p>Ajang tersebut menghadirkan konsep berbeda dari lomba estafet pada umumnya. Para peserta harus berlari sprint sambil membawa obor yang wajib tetap menyala sampai garis finis.</p>
<p>Ketua Panitia Estafet Obor Comal 2026, Irwan Syafi&#8217;i, mengatakan peserta tahun ini datang dari sejumlah wilayah.</p>
<p>“Tahun ini pesertanya tidak hanya warga Comal,” kata Irwan kepada wartawan.</p>
<p>Sebanyak 48 peserta mengikuti perlombaan dengan sistem pembagian tim melalui undian. Setiap tim beranggotakan tiga pelari yang tidak dapat menentukan sendiri rekan satu timnya.</p>
<p>Konsep tersebut membuat persaingan berlangsung lebih dinamis sejak babak awal. Peserta harus mampu berlari cepat sekaligus menjaga api obor tetap menyala selama perlombaan.</p>
<p>Setiap pelari menempuh jarak sekitar 250 meter dalam lintasan yang telah ditentukan panitia. Jika obor padam, peserta harus menerima konsekuensi sesuai aturan perlombaan.</p>
<p>Irwan mengatakan peserta tahun ini tidak hanya berasal dari Kecamatan Comal. Pelari juga datang dari Ulujami, Petarukan, Ampelgading hingga Kecamatan Bodeh.</p>
<p>Perlombaan menggunakan sistem gugur untuk menentukan peserta yang berhak melaju ke babak berikutnya. Peserta yang kalah langsung tersingkir, sedangkan pemenang terus berlomba hingga tersisa tiga juara.</p>
<p>“Hadiah juara satu kambing, yang kedua dan ketiga uang tunai,” ujar Irwan. Hadiah tersebut menjadi salah satu keunikan Lari Estafet Obor Comal 2026 dibandingkan perlombaan lari lainnya.</p>
<p>Selain menghadirkan pertandingan lari, panitia juga menyediakan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Produk UMKM lokal ditampilkan untuk memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>Sejumlah produk yang diperkenalkan antara lain Botok Setan sebagai produk khas Comal. Ada pula semprong dari Posongan, brownies dari Puroharjo-Pelutan, serta kue Khamir dan Ajibpol.</p>
<p>Panitia juga membagikan sejumlah produk tersebut secara gratis kepada masyarakat yang memadati lokasi perlombaan. Kehadiran UMKM membuat kegiatan tidak hanya berorientasi pada kompetisi olahraga.</p>
<p>Irwan mengatakan keterlibatan UMKM masih berpeluang diperluas pada penyelenggaraan berikutnya. Menurutnya, pelaku usaha lokal di wilayah Comal dan sekitarnya sebenarnya cukup banyak.</p>
<p>“Sebenarnya UMKM kita itu banyak lengkap, cuma kitanya yang punya keterbatasan,” jelas Irwan. Karena itu, panitia baru dapat menampilkan sebagian pelaku UMKM dalam penyelenggaraan tahun ini.</p>
<p>Konsep olahraga, hiburan, dan promosi produk lokal kemudian mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Pemalang. Lari Estafet Obor Comal dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi event dengan cakupan lebih luas.</p>
<p>Plt Bupati Pemalang Nurkholes yang hadir menyaksikan perlombaan mengapresiasi antusiasme masyarakat. Ia menilai kegiatan tersebut mampu menggabungkan olahraga, hiburan, sekaligus promosi produk UMKM lokal.</p>
<p>“Kegiatan ini sangat luar biasa. Kita sangat mendukung dan sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Nurkholes. Menurutnya, konsep tersebut memiliki modal awal untuk dikembangkan menjadi agenda tahunan tingkat kabupaten.</p>
<p>“Nanti event-nya akan lebih diperbesar lagi dan menjadi kelas event kabupaten,” katanya. “Kalau ini masih kecamatan, nanti kita tingkatkan jadi event kabupaten,” lanjut Nurkholes.</p>
<p>Ia mengatakan pengembangan event harus berjalan beriringan dengan penguatan UMKM yang terlibat. Produk lokal dapat memperoleh ruang promosi lebih besar ketika jumlah peserta dan penonton terus meningkat.</p>
<p>Menurut Nurkholes, olahraga lari juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Kabupaten Pemalang. Minat terhadap olahraga tersebut dinilai semakin tumbuh, terutama di kalangan generasi muda.</p>
<p>“Pemalang butuh lari, butuh lari untuk sama-sama membangun Pemalang. Ini sangat tepat sekali di hari kemerdekaan,” tukasnya.</p>
<p>Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS daerah pemilihan Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut Lari Estafet Obor Comal telah menjadi kegiatan rutin sejak 2023.</p>
<p>Menurut Rizal, gagasan awal kegiatan muncul dari keinginan menghadirkan lomba lari dengan konsep berbeda. Pilihan waktu malam serta penggunaan obor kemudian menjadi ciri khas perlombaan tersebut.</p>
<p>“Ini event setiap tahun dari 2023. Waktu itu ada usulan untuk mengadakan acara lomba lari malam-malam sambil bawa obor di Comal,” ungkap Rizal.</p>
<p>Ia menilai penyelenggaraan tahun 2026 menjadi salah satu yang paling meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Antusiasme peserta dan masyarakat turut memperkuat karakter event tersebut.</p>
<p>Bagi Rizal, obor tidak sekadar menjadi perlengkapan perlombaan malam hari. Simbol tersebut juga membawa pesan tentang semangat perjuangan dan kemerdekaan kepada generasi muda.</p>
<p>“Yang paling khas supaya anak-anak muda juga semangat, pakai obor,” paparnya. “Menyulut semangat, apalagi di event-event kemerdekaan,” lanjut Rizal.</p>
<p>Dengan karakter tersebut, Lari Estafet Obor Comal 2026 memiliki peluang berkembang melampaui statusnya sebagai lomba tingkat kecamatan. Jika pengembangannya konsisten, event ini dapat menjadi ruang olahraga sekaligus promosi ekonomi lokal.</p>
<p>Rencana peningkatan status menjadi event kabupaten juga membuka peluang bagi lebih banyak pelari untuk berpartisipasi. Pada saat yang sama, UMKM lokal dapat memperoleh panggung promosi yang lebih besar.</p>
<p>Keunikan lomba malam dengan obor, sistem tim melalui undian, serta hadiah kambing menjadi daya tarik tersendiri. Kombinasi tersebut dapat menjadi identitas yang membedakan Lari Estafet Obor Comal dari event lari lainnya.</p>
<p>Pengembangan event tetap membutuhkan perencanaan yang matang agar peningkatan skala tidak menghilangkan karakter lokal. Dukungan peserta, masyarakat, pemerintah, panitia, dan pelaku UMKM menjadi faktor penting dalam keberlanjutannya.</p>
<p>Jika rencana tersebut terealisasi, Lari Estafet Obor Comal berpotensi menjadi agenda olahraga tahunan Kabupaten Pemalang. Bukan hanya mengejar juara, event ini juga membawa semangat kemerdekaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/23/dpr-rizal-bawazier-ikut-estafet-obor-comal-2026-plt-bupati-pemalang-usul-naik-kelas/">DPR Rizal Bawazier Ikut Estafet Obor Comal 2026, Plt Bupati Pemalang Usul Naik Kelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/23/dpr-rizal-bawazier-ikut-estafet-obor-comal-2026-plt-bupati-pemalang-usul-naik-kelas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ambulans CSR BRI untuk Relindo Batang, DPR Rizal Bawazier Minta Dipakai Maksimal Layani Warga</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/20/ambulans-csr-bri-untuk-relindo-batang-dpr-rizal-bawazier-minta-dipakai-maksimal-layani-warga/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/20/ambulans-csr-bri-untuk-relindo-batang-dpr-rizal-bawazier-minta-dipakai-maksimal-layani-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 06:57:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[AmbulansGratis]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<category><![CDATA[CSRBRI]]></category>
		<category><![CDATA[RelindoBatang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Indo, Batang  – Relawan Indonesia untuk Kemanusiaan (Relindo) Kabupaten Batang kini <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/20/ambulans-csr-bri-untuk-relindo-batang-dpr-rizal-bawazier-minta-dipakai-maksimal-layani-warga/" title="Ambulans CSR BRI untuk Relindo Batang, DPR Rizal Bawazier Minta Dipakai Maksimal Layani Warga" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/20/ambulans-csr-bri-untuk-relindo-batang-dpr-rizal-bawazier-minta-dipakai-maksimal-layani-warga/">Ambulans CSR BRI untuk Relindo Batang, DPR Rizal Bawazier Minta Dipakai Maksimal Layani Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berita Indo, Batang </strong> – Relawan Indonesia untuk Kemanusiaan (Relindo) Kabupaten Batang kini memiliki ambulans operasional untuk mendukung pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat. Armada tersebut merupakan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui mitra kerja anggota DPR RI Komisi VI, Rizal Bawazier.</p>
<p>Bantuan satu unit ambulans itu diharapkan memperkuat mobilitas relawan ketika menangani warga yang membutuhkan pertolongan, termasuk proses evakuasi dan pengantaran pasien ke fasilitas kesehatan. Bagi Relindo Batang, keberadaan armada tersebut menjadi tambahan penting setelah selama ini kegiatan kemanusiaan dilakukan dengan keterbatasan sarana transportasi.</p>
<p>Rizal Bawazier meminta Relindo Batang memanfaatkan ambulans tersebut semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat. “Mohon untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan,” kata Rizal saat penyerahan bantuan ambulans di RB Center.</p>
<p>Menurut Rizal, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan dari mitra, dalam hal ini BRI, kepada kegiatan sosial kemanusiaan yang dijalankan Relindo. Ia menekankan agar kendaraan tersebut tidak sekadar menjadi fasilitas organisasi, tetapi benar-benar digunakan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.</p>
<p>“Apabila dibutuhkan, segera laksanakan apa yang diperlukan oleh masyarakat. Ini suatu hadiah dari mitra kita, jangan sampai tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.</p>
<p>Rizal menjelaskan bantuan ambulans tersebut merupakan bagian dari skema dukungan yang diberikan kepada Relindo di sejumlah wilayah daerah pemilihan (dapil). Selain Batang, bantuan juga diarahkan kepada Relindo di Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Pekalongan.</p>
<p>Untuk tahap awal, masing-masing wilayah mendapatkan satu unit ambulans. Rizal mengatakan bantuan serupa berpeluang kembali diberikan pada tahun berikutnya, sehingga jumlah armada di masing-masing wilayah dapat bertambah sesuai skema yang disiapkan.</p>
<p>“Dari Pemalang, Pekalongan, Kota Pekalongan, sama Batang. Masing-masing ada satu unit. Nanti misalnya dua tahun depan kita bisa kasih lagi,” jelasnya.</p>
<p>Terkait operasional kendaraan, Rizal memastikan pengelolaannya menjadi tanggung jawab Relindo. Pihak mitra yang memberikan bantuan tidak ikut menangani kebutuhan operasional harian ambulans tersebut.</p>
<p>“Operasional semua diurus sama Relindo. Jadi, dari mitra tidak ikut untuk operasional. Semua dari Relindo,” katanya.</p>
<p>Ketua Relindo Kabupaten Batang, Budi Pramono, mengatakan ambulans tersebut menjadi tonggak penting bagi organisasinya. Selama ini Relindo bergerak membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, tetapi belum memiliki kendaraan operasional sendiri.</p>
<p>“Selama ini kami memang belum memiliki ambulans. Alhamdulillah sekarang kami menerima satu unit ambulans dari program CSR Bank BRI dan layanan ini gratis untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Budi.</p>
<p>Menurut Budi, keterbatasan armada sebelumnya menjadi salah satu kendala ketika relawan harus membantu proses evakuasi maupun mengantar warga menuju fasilitas kesehatan. Dengan adanya ambulans, koordinasi pelayanan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat ketika terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan.</p>
<p>Ia mengatakan layanan ambulans tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi yang memerlukan mobilitas dan penanganan cepat. Relindo akan mengatur penggunaan armada berdasarkan kebutuhan serta koordinasi relawan di lapangan.</p>
<p>Sekretariat Relindo Kabupaten Batang berada di Gang Mawar, Sambong, Kabupaten Batang. Lokasi tersebut menjadi salah satu pusat koordinasi kegiatan relawan sekaligus tempat masyarakat dapat berkomunikasi terkait kegiatan sosial kemanusiaan.</p>
<p>Relindo merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Kegiatan yang dilakukan mencakup bantuan dalam kondisi darurat, aksi sosial, hingga berbagai aktivitas kemasyarakatan yang melibatkan relawan dan warga.</p>
<p>Saat ini, Relindo Batang memiliki lebih dari sepuluh relawan aktif dalam struktur kepengurusan. Organisasi tersebut juga terus melakukan regenerasi untuk memperkuat jumlah personel yang dapat diterjunkan dalam kegiatan kemanusiaan.</p>
<p>Budi mengatakan proses perekrutan anggota baru mendapatkan respons positif dari masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Ketertarikan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan sosial Relindo di Kabupaten Batang.</p>
<p>Di sisi lain, Pemimpin Cabang Pembantu BRI Limpung, Wisnu Anggoro Wicaksono, mengatakan bantuan ambulans merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Dukungan tersebut diarahkan agar manfaat program CSR dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.</p>
<p>“Penyerahan satu unit ambulans ini merupakan bentuk CSR Bank BRI Cabang Batang kepada keluarga besar Relindo Kabupaten Batang,” ujar Wisnu.</p>
<p>Ia menyebut nilai ambulans yang diserahkan mencapai Rp399 juta. Kendaraan tersebut telah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti tempat tidur pasien, tabung oksigen, serta perlengkapan medis dasar untuk menunjang proses evakuasi.</p>
<p>Menurut Wisnu, fasilitas tersebut diharapkan membantu relawan dalam memberikan dukungan awal kepada pasien selama proses perjalanan menuju rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya. BRI juga berharap kerja sama dengan Relindo dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>“Semoga kami dapat terus bersinergi dengan Relindo dalam memberikan layanan sosial yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Batang,” katanya.</p>
<p>Kehadiran ambulans pertama bagi Relindo Batang menjadi tambahan sarana penting dalam pelayanan kemanusiaan. Namun, manfaat armada tersebut akan sangat bergantung pada kesiapan relawan mengelola kendaraan, mekanisme pelayanan, serta kemampuan organisasi memastikan armada dapat bergerak ketika masyarakat membutuhkan.</p>
<p>Dengan dukungan armada baru tersebut, Relindo Batang diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sosial dan mempercepat mobilitas relawan. Kolaborasi antara BRI, Relindo, dan masyarakat juga membuka ruang bagi penguatan layanan kemanusiaan berbasis komunitas di Kabupaten Batang.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/20/ambulans-csr-bri-untuk-relindo-batang-dpr-rizal-bawazier-minta-dipakai-maksimal-layani-warga/">Ambulans CSR BRI untuk Relindo Batang, DPR Rizal Bawazier Minta Dipakai Maksimal Layani Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/20/ambulans-csr-bri-untuk-relindo-batang-dpr-rizal-bawazier-minta-dipakai-maksimal-layani-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Korupsi Rp2,7 Miliar di PDAM  Kota Pekalongan, Mantan Dirut dan  Pegawai Resmi Tersangka</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/20/dugaan-korupsi-rp27-miliar-di-pdam-kota-pekalongan-mantan-dirut-dan-pegawai-resmi-tersangka/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/20/dugaan-korupsi-rp27-miliar-di-pdam-kota-pekalongan-mantan-dirut-dan-pegawai-resmi-tersangka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 05:55:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM]]></category>
		<category><![CDATA[Rutan Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=513</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekalongan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/20/dugaan-korupsi-rp27-miliar-di-pdam-kota-pekalongan-mantan-dirut-dan-pegawai-resmi-tersangka/" title="Dugaan Korupsi Rp2,7 Miliar di PDAM  Kota Pekalongan, Mantan Dirut dan  Pegawai Resmi Tersangka" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/20/dugaan-korupsi-rp27-miliar-di-pdam-kota-pekalongan-mantan-dirut-dan-pegawai-resmi-tersangka/">Dugaan Korupsi Rp2,7 Miliar di PDAM  Kota Pekalongan, Mantan Dirut dan  Pegawai Resmi Tersangka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekalongan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan fiktif di lingkungan Perumda Tirtayasa. Salah satu tersangka merupakan mantan Direktur Utama Perumda Tirtayasa periode 2019-2024, berinisial MI.</p>
<p>Penetapan tersangka dilakukan penyidik Kejari Kota Pekalongan pada Selasa (18/8/2026) malam. Tak hanya menetapkan status hukum, penyidik juga langsung menahan keempat tersangka dan menitipkan mereka di Rutan Kelas IIA Pekalongan.</p>
<p>Selain MI, tiga tersangka lainnya yakni dua pegawai aktif Perumda Tirtayasa berinisial P dan S serta seorang mantan pegawai berinisial T. Ketiganya diketahui pernah menduduki jabatan Kabag, Kasubag, hingga staf di perusahaan milik daerah tersebut.</p>
<p>Kasi Pidsus Kejari Kota Pekalongan, Yugo Susandi, mengatakan keputusan menetapkan keempatnya sebagai tersangka diambil setelah tim penyidik mengantongi sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah.</p>
<p>“Melakukan penahanan kepada empat saksi yang pada malam ini naik statusnya menjadi tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti yang sudah kami temui, berupa barang bukti dan surat, dan hari ini juga dilakukan penahanan,” ujar Yugo, didampingi Kasi Intel Kejari Kota Pekalongan Baskoro Adi Nugroho, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa malam.</p>
<p>Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di Perumda Tirtayasa. Penyidik menemukan adanya sejumlah transaksi yang diduga tidak pernah direalisasikan, tetapi dibuat seolah-olah sebagai kegiatan pengadaan.</p>
<p>Tak hanya itu, penyidik juga menemukan dugaan pemalsuan voucher, salah satunya berkaitan dengan biaya perawatan kendaraan operasional.</p>
<p>“Pengadaan fiktif terkait pengadaan barang dan jasa, termasuk juga di dalamnya terkait dengan pemalsuan voucher perawatan kendaraan operasional dan lain-lainnya,” kata Yugo.</p>
<p>Dugaan perbuatan melawan hukum itu terjadi dalam rentang 2022 hingga 2023. Dari hasil perhitungan sementara, kerugian negara yang ditimbulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp2,7 miliar.</p>
<p>“Kerugiannya sekitar kurang lebih Rp2,7 miliar,” ungkapnya.</p>
<p>Kasus tersebut bukan perkara yang baru ditangani Kejari Kota Pekalongan. Proses penyelidikan telah dimulai sejak Februari 2024. Setelah dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan, perkara kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan pada April 2025.</p>
<p>Pada Selasa (18/8/2026), pemeriksaan terhadap keempat tersangka berlangsung secara maraton sejak pagi hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka diperiksa oleh penyidik Pidsus dengan didampingi penasihat hukum masing-masing.</p>
<p>Sebelum dilakukan penahanan, kondisi kesehatan keempat tersangka juga diperiksa oleh tim medis Kejari Kota Pekalongan. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dan administrasi penetapan tersangka selesai, keempatnya kemudian dibawa ke Rutan Kelas IIA Pekalongan.</p>
<p>Kejari Kota Pekalongan memastikan penyidikan masih terus berjalan. Tim penyidik masih mendalami rangkaian dugaan penyimpangan tersebut guna mengungkap secara menyeluruh mekanisme pengadaan fiktif, aliran dana, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara yang diduga merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah itu.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/20/dugaan-korupsi-rp27-miliar-di-pdam-kota-pekalongan-mantan-dirut-dan-pegawai-resmi-tersangka/">Dugaan Korupsi Rp2,7 Miliar di PDAM  Kota Pekalongan, Mantan Dirut dan  Pegawai Resmi Tersangka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/20/dugaan-korupsi-rp27-miliar-di-pdam-kota-pekalongan-mantan-dirut-dan-pegawai-resmi-tersangka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadia Arafiq Bantah Terima Langsung Uang Rp11 Juta di Acara Ulang Tahun</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/15/fadia-arafiq-bantah-terima-langsung-uang-rp11-juta-di-acara-ulang-tahun/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/15/fadia-arafiq-bantah-terima-langsung-uang-rp11-juta-di-acara-ulang-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 16:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Tipikor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=507</guid>

					<description><![CDATA[<p>BeritaIndo, Semarang -Terdakwa perkara dugaan korupsi dan gratifikasi, Fadia Arafiq, membantah pernah <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/15/fadia-arafiq-bantah-terima-langsung-uang-rp11-juta-di-acara-ulang-tahun/" title="Fadia Arafiq Bantah Terima Langsung Uang Rp11 Juta di Acara Ulang Tahun" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/15/fadia-arafiq-bantah-terima-langsung-uang-rp11-juta-di-acara-ulang-tahun/">Fadia Arafiq Bantah Terima Langsung Uang Rp11 Juta di Acara Ulang Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BeritaIndo, Semarang</strong> -Terdakwa perkara dugaan korupsi dan gratifikasi, Fadia Arafiq, membantah pernah menerima secara langsung uang Rp11 juta yang disebut diberikan dalam perayaan ulang tahunnya di kawasan Guci, Kabupaten Tegal.</p>
<p>Bantahan tersebut disampaikan Fadia saat mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan kepada saksi Wahyu Kuncoro dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (13/8/2026). Di hadapan majelis hakim yang diketuai Rightmen M.S. Situmorang, Fadia berulang kali memastikan apakah uang tersebut benar-benar pernah diserahkan kepadanya.</p>
<p>&#8220;Pak Wahyu datang di ulang tahun saya, ya, yang katanya diminta Rp11 juta?&#8221; tanya Fadia.</p>
<p>Wahyu membenarkan bahwa dirinya hadir dalam acara tersebut. Namun, ia menegaskan uang Rp11 juta itu tidak pernah diberikan langsung kepada Fadia.</p>
<p>&#8220;Dan saya, uang itu dikasihkan kepada saya di situ?&#8221; lanjut Fadia.</p>
<p>&#8220;Tidak, Bu,&#8221; jawab Wahyu.</p>
<p>Menurut Wahyu, perayaan ulang tahun Fadia di Guci telah dipersiapkan oleh sebuah kepanitiaan. Dalam kegiatan tersebut, Pj Sekda Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto disebut bertindak sebagai koordinator.</p>
<p>Karena acara telah memiliki kepanitiaan, Wahyu mengatakan uang yang dibawanya tidak diserahkan kepada Fadia. Uang tersebut justru dititipkan kepada Edy Herijanto.</p>
<p>&#8220;Acara ulang tahun itu sudah ada kepanitiaannya. Koordinatornya Pj Sekda. Jadi, uang Rp11 juta saya titipkan ke Pj Sekda,&#8221; kata Wahyu.</p>
<p>Wahyu menjelaskan, nominal Rp11 juta sengaja dipilih karena ia ingin memberikan sesuatu yang berbeda dari tamu lainnya.</p>
<p>&#8220;Saat itu acara ulang tahun Ibu Fadia dirayakan di Guci. Karena unik, saya memberikan uang dengan nominal Rp11 juta, berbeda dengan yang lainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga menceritakan situasi ketika uang tersebut diserahkan. Wahyu mengaku sedang berada di luar gedung untuk merokok. Saat hendak kembali ke dalam ruangan, lampu ternyata telah dimatikan sebagai bagian dari kejutan ulang tahun.</p>
<p>&#8220;Saat itu saya berada di luar gedung karena saya perokok aktif. Ketika hendak masuk ke ruangan, lampu padam untuk memberikan surprise kepada Ibu Fadia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Keterangan Wahyu itu kemudian menjadi poin penting dalam pertanyaan Fadia. Sebab, saksi memastikan uang Rp11 juta tersebut tidak pernah berpindah langsung ke tangan terdakwa.</p>
<p>Selain membahas uang ulang tahun, Fadia juga menggali keterangan Wahyu mengenai dugaan pemberian uang Lebaran dan uang akhir tahun dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.</p>
<p>Fadia secara khusus menanyakan apakah Wahyu pernah melihat dirinya meminta uang kepada pejabat dengan alasan pemberian Lebaran maupun akhir tahun.</p>
<p>&#8220;Apakah saya pernah tanya, Pak Wahyu, kenapa enggak ngasih uang Lebaran? Pak Wahyu, kenapa enggak ngasih uang akhir tahun? Pernah saya marahin begitu?&#8221; tanya Fadia.</p>
<p>&#8220;Tidak, Bu,&#8221; jawab Wahyu.</p>
<p>Fadia kembali memastikan jawaban tersebut.</p>
<p>&#8220;Betul?&#8221;</p>
<p>&#8220;Betul, Bu,&#8221; kata Wahyu.</p>
<p>Mendengar jawaban itu, Fadia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang tersebut kepada para pejabat. Ia juga mengaku tidak mengetahui siapa saja yang memberikan uang.</p>
<p>&#8220;Karena saya tidak pernah meminta. Dan saya juga tidak tahu siapa yang ngasih,&#8221; ujar Fadia.</p>
<p>Dalam persidangan, Fadia turut menjelaskan bahwa acara ulang tahun di Guci tersebut merupakan kejutan. Ia mengatakan setiap ulang tahun biasanya memilih bepergian bersama keluarga dan tidak berada di Kabupaten Pekalongan.</p>
<p>&#8220;Tidak mungkin saya tahu. Setiap ulang tahun saya, saya tidak pernah ada di Kabupaten Pekalongan. Saya selalu pergi dengan keluarga saya,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Fadia, kejutan itu dibuat dengan mematikan lampu ruangan. Sejumlah orang bahkan disebut mengenakan pakaian yang menyerupai ayahnya untuk menambah suasana kejutan.</p>
<p>Cerita tersebut sempat memancing tawa tipis dari sejumlah peserta sidang.</p>
<p>Fadia Arafiq saat ini masih menjalani proses persidangan dalam perkara dugaan korupsi terkait pengaturan penyediaan tenaga alih daya serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan periode 2021–2026.</p>
<p>Perkara tersebut masih bergulir di Pengadilan Tipikor Semarang dan telah memasuki agenda pemeriksaan saksi.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/15/fadia-arafiq-bantah-terima-langsung-uang-rp11-juta-di-acara-ulang-tahun/">Fadia Arafiq Bantah Terima Langsung Uang Rp11 Juta di Acara Ulang Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/15/fadia-arafiq-bantah-terima-langsung-uang-rp11-juta-di-acara-ulang-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Studi Lapangan Sespimmen Polri di Batang: Pertajam Kepemimpinan &#038; Pengamanan Obvitnas PLTU</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/13/studi-lapangan-sespimmen-polri-di-batang-pertajam-kepemimpinan-pengamanan-obvitnas-pltu/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/13/studi-lapangan-sespimmen-polri-di-batang-pertajam-kepemimpinan-pengamanan-obvitnas-pltu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 13:44:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Batang]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=504</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita indo, Batang – Polresta Batang menerima kunjungan Peserta Didik (Serdik) Sespimmen <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/13/studi-lapangan-sespimmen-polri-di-batang-pertajam-kepemimpinan-pengamanan-obvitnas-pltu/" title="Studi Lapangan Sespimmen Polri di Batang: Pertajam Kepemimpinan &#038; Pengamanan Obvitnas PLTU" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/13/studi-lapangan-sespimmen-polri-di-batang-pertajam-kepemimpinan-pengamanan-obvitnas-pltu/">Studi Lapangan Sespimmen Polri di Batang: Pertajam Kepemimpinan &#038; Pengamanan Obvitnas PLTU</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berita indo, Batang – Polresta Batang menerima kunjungan Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg Ke-67 T.A. 2026 dalam rangka Management Training Course Level III, Kamis (13/8). Kegiatan yang berpusat di Aula Rupatama Polresta Batang ini menjadi ruang krusial bagi para calon pemimpin Polri untuk mengasah keahlian manajerial, analisis, dan pengambilan keputusan secara langsung di lapangan.</p>
<p>Rangkaian acara diawali dengan penyambutan hangat oleh Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., dilanjutkan penayangan selayang pandang, sambutan dari Katim Supervisor Irjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., hingga sesi penyerahan cinderamata dan foto bersama.</p>
<p>Pembelajaran tidak berhenti di ruang rapat. Para Serdik dibekali pengalaman nyata untuk memetakan dinamika keamanan wilayah, khususnya pada Pengelolaan Objek Vital Nasional (Obvitnas) PLTU Batang serta dinamika aktivitas masyarakat di sekitarnya.</p>
<p>Guna menggali data aktual, para Serdik menggelar dialog interaktif bersama para responden lintas instansi yang turut hadir, di antaranya:</p>
<p>Jajaran Forkopimda &amp; Lintas Sektor: Bupati Batang, Dandim 0736/Batang, Kesbangpol, Disnakertrans, Dishub, BPBD, DLH, Damkar, hingga KSOP.</p>
<p>Pengelola Obvitnas &amp; Tokoh Lokal: Pihak pengelola PLTU (PT BPI), Camat Kandeman, serta Kepala Desa Ponowareng dan Karanggeneng.</p>
<p>Melalui sinergi multidimensi ini, para Serdik Sespimmen Polri diharapkan mampu merumuskan strategi pengamanan dan pelayanan publik yang presisi, adaptif, serta solutif demi terwujudnya kondusivitas wilayah hukum Polresta Batang.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/13/studi-lapangan-sespimmen-polri-di-batang-pertajam-kepemimpinan-pengamanan-obvitnas-pltu/">Studi Lapangan Sespimmen Polri di Batang: Pertajam Kepemimpinan &#038; Pengamanan Obvitnas PLTU</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/13/studi-lapangan-sespimmen-polri-di-batang-pertajam-kepemimpinan-pengamanan-obvitnas-pltu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vonis 6 Bulan untuk Duwel, Hakim Ungkap Ada Pihak Lain yang Belum Tersentuh Hukum</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/10/vonis-6-bulan-untuk-duwel-hakim-ungkap-ada-pihak-lain-yang-belum-tersentuh-hukum/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/10/vonis-6-bulan-untuk-duwel-hakim-ungkap-ada-pihak-lain-yang-belum-tersentuh-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 10:10:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[Putusan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang]]></category>
		<category><![CDATA[Terdakwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=493</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Indo, Pekalongan -Ketua Ormas Lindu Kabupaten Pekalongan, Aji Dwi Hendratno alias <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/10/vonis-6-bulan-untuk-duwel-hakim-ungkap-ada-pihak-lain-yang-belum-tersentuh-hukum/" title="Vonis 6 Bulan untuk Duwel, Hakim Ungkap Ada Pihak Lain yang Belum Tersentuh Hukum" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/10/vonis-6-bulan-untuk-duwel-hakim-ungkap-ada-pihak-lain-yang-belum-tersentuh-hukum/">Vonis 6 Bulan untuk Duwel, Hakim Ungkap Ada Pihak Lain yang Belum Tersentuh Hukum</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berita Indo, Pekalongan</strong> -Ketua Ormas Lindu Kabupaten Pekalongan, Aji Dwi Hendratno alias Duwel, akhirnya divonis enam bulan penjara dalam perkara perampasan kemerdekaan terhadap Purwanto alias Gacon.</p>
<p>Namun, bukan semata hukuman enam bulan yang menjadi sorotan dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Pekalongan tersebut.</p>
<p>Di balik vonis itu, majelis hakim justru mengungkap adanya perbedaan kadar keterlibatan antara Duwel dan pihak lain dalam rangkaian peristiwa yang menimpa Gacon.</p>
<p>Lebih jauh, majelis mencatat bahwa terdapat pihak-pihak lain yang disebut ikut terlibat dalam rangkaian kejadian tersebut, tetapi hingga putusan dibacakan belum diproses secara hukum.</p>
<p>Fakta itu tidak membuat Duwel terbebas dari pertanggungjawaban pidana. Namun, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan hakim dalam menentukan hukuman yang dianggap proporsional.</p>
<p>Putusan dibacakan dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Ardhianti Prihastuti, didampingi hakim anggota Veni Wahyu Mustika Rini dan Rino Ardian Wigunadi, Senin (10/8/2026).</p>
<p>Majelis menyatakan Duwel terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana merampas kemerdekaan seseorang sebagaimana dakwaan tunggal.</p>
<p>Menurut hakim, tindakan tersebut dilakukan Duwel secara sadar dan bersama beberapa orang lainnya.</p>
<p>Meski demikian, majelis menilai perlu melihat secara proporsional sejauh mana peran masing-masing pihak dalam keseluruhan rangkaian peristiwa.</p>
<p>Hakim menegaskan, pertanggungjawaban pidana bersifat pribadi. Artinya, fakta bahwa pihak lain belum diproses tidak serta-merta menghapus tindak pidana yang dilakukan Duwel.</p>
<p>“Meskipun asas pertanggungjawaban pidana bersifat pribadi, sehingga tidak diprosesnya pelaku lain tidak serta-merta menghapuskan kualifikasi tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa,” ujar majelis hakim.</p>
<p>Akan tetapi, menurut majelis, kondisi tersebut tetap relevan ketika menentukan pidana yang adil bagi terdakwa.</p>
<p>Dalam pertimbangannya, hakim menguraikan bagaimana peristiwa bermula.</p>
<p>Duwel awalnya bermaksud membawa Gacon ke rumah atau posko relawan pasangan calon nomor urut 01 di Desa Jetak Lengkong.</p>
<p>Di tempat tersebut, Gacon disebut akan dimintai keterangan serta klarifikasi mengenai dugaan perbuatan yang sebelumnya dilakukan.</p>
<p>Hakim menilai tindakan tersebut telah direncanakan.</p>
<p>Namun, peran Duwel dinilai hanya berada pada bagian awal dari keseluruhan rangkaian peristiwa.</p>
<p>Setelah itu, terjadi tindakan lanjutan yang menurut majelis memiliki tingkat keseriusan lebih tinggi dan memberikan penderitaan fisik maupun psikis yang lebih besar kepada korban.</p>
<p>“Perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa hanyalah bagian awal dari rangkaian perbuatan selanjutnya yang lebih bersifat serius dan lebih menimbulkan penderitaan fisik maupun psikis bagi saksi korban,” kata hakim.</p>
<p>Pertimbangan inilah yang membuat majelis tidak menempatkan kadar kesalahan Duwel pada tingkat yang sama dengan pihak lain yang disebut memiliki peran lebih jauh dalam peristiwa lanjutan.</p>
<p>Meski demikian, majelis tetap mempertimbangkan dampak yang dialami Gacon.</p>
<p>Korban disebut mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. Kondisi itu menjadi salah satu faktor yang memperberat hukuman Duwel.</p>
<p>Posisi Duwel sebagai pemimpin organisasi kemasyarakatan juga menjadi pertimbangan pemberat.</p>
<p>Menurut majelis, tindakan yang dilakukan Duwel tidak mencerminkan teladan yang seharusnya diberikan oleh seorang pemimpin organisasi kepada masyarakat.</p>
<p>Namun, tidak seluruh keadaan dalam perkara ini memberatkan terdakwa.</p>
<p>Majelis juga mencatat sejumlah faktor yang meringankan.</p>
<p>Duwel disebut hanya melakukan perbuatannya dalam waktu relatif singkat. Derajat kesalahannya juga dinilai tidak terlalu berat jika dibandingkan dengan pihak lain yang disebut memiliki peran lebih banyak dalam tindakan lanjutan terhadap korban.</p>
<p>Duwel juga belum pernah dihukum sebelumnya.</p>
<p>Selain itu, ia disebut sebagai tulang punggung keluarga dan dinilai kooperatif, baik setelah kejadian maupun selama menjalani proses persidangan.</p>
<p>Dengan mempertimbangkan keseluruhan fakta tersebut, majelis hakim menjatuhkan pidana enam bulan penjara kepada Duwel.</p>
<p>Masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani diperhitungkan seluruhnya sebagai pengurang masa pidana.</p>
<p>Duwel juga tetap berada dalam tahanan dan diwajibkan membayar biaya perkara sebesar Rp5.000.</p>
<p>Sejumlah barang bukti dikembalikan kepada pihak yang berhak, termasuk milik Purwanto alias Gacon berupa salinan rekam medis, nota pembelian telepon seluler, pakaian, serta sepeda motor Honda Supra Fit.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-495 size-full" src="https://www.berita-indo.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260810_170301.jpg" alt="" width="816" height="364" srcset="https://www.berita-indo.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260810_170301.jpg 816w, https://www.berita-indo.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260810_170301-768x343.jpg 768w" sizes="(max-width: 816px) 100vw, 816px" /></p>
<p>Usai pembacaan putusan, majelis memberikan kesempatan kepada Duwel dan penuntut umum untuk menentukan sikap.</p>
<p>Mereka dapat menerima putusan, mengajukan banding, atau menyatakan pikir-pikir.</p>
<p>Setelah berkonsultasi dengan penasihat hukumnya, Duwel memilih untuk pikir-pikir.</p>
<p>“Pikir-pikir, Bu,” kata Duwel di hadapan majelis hakim.</p>
<p>Majelis kemudian menegaskan bahwa dengan sikap tersebut, putusan belum berkekuatan hukum tetap.</p>
<p>“Dengan demikian, perkara Saudara belum berkekuatan hukum tetap,” ujar majelis.</p>
<p>Sidang kemudian dinyatakan selesai dan ditutup dengan ketukan palu tiga kali.</p>
<p>Putusan terhadap Duwel pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai hukuman enam bulan penjara.</p>
<p>Ada satu bagian penting dalam pertimbangan hakim yang menjadi sorotan, yakni perbedaan peran Duwel dengan pihak lain dalam rangkaian peristiwa serta belum diprosesnya pihak-pihak lain yang disebut terlibat.</p>
<p>Majelis tetap menegaskan bahwa Duwel bertanggung jawab atas tindak pidana yang terbukti dilakukannya.</p>
<p>Namun, hakim juga menilai keadilan pemidanaan harus memperhatikan kadar kesalahan dan peran masing-masing pihak.</p>
<p>Dengan pertimbangan tersebut, enam bulan penjara menjadi hukuman yang dijatuhkan kepada Duwel dalam perkara ini—sebuah putusan yang hingga kinimasih terbuka untuk diterima, dipikir-pikir, atau dilawan melalui upaya hukum banding.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/10/vonis-6-bulan-untuk-duwel-hakim-ungkap-ada-pihak-lain-yang-belum-tersentuh-hukum/">Vonis 6 Bulan untuk Duwel, Hakim Ungkap Ada Pihak Lain yang Belum Tersentuh Hukum</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/10/vonis-6-bulan-untuk-duwel-hakim-ungkap-ada-pihak-lain-yang-belum-tersentuh-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belum Setahun Dibangun, Jembatan Tengeng Wetan Kembali Amblas, LPKM Minta APH Turun Tangan</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/03/belum-setahun-dibangun-jembatan-tengeng-wetan-kembali-amblas-lpkm-minta-aph-turun-tangan/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/03/belum-setahun-dibangun-jembatan-tengeng-wetan-kembali-amblas-lpkm-minta-aph-turun-tangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2026 04:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Invetigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Amblas]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=487</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Indo, Pekalongan -Belum genap setahun sejak rampung dibangun, Jembatan Tengeng Wetan <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/03/belum-setahun-dibangun-jembatan-tengeng-wetan-kembali-amblas-lpkm-minta-aph-turun-tangan/" title="Belum Setahun Dibangun, Jembatan Tengeng Wetan Kembali Amblas, LPKM Minta APH Turun Tangan" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/03/belum-setahun-dibangun-jembatan-tengeng-wetan-kembali-amblas-lpkm-minta-aph-turun-tangan/">Belum Setahun Dibangun, Jembatan Tengeng Wetan Kembali Amblas, LPKM Minta APH Turun Tangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berita Indo, Pekalongan</strong> -Belum genap setahun sejak rampung dibangun, Jembatan Tengeng Wetan di Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, kembali mengalami amblas. Kerusakan yang berulang pada infrastruktur yang dibiayai dari anggaran negara itu kini menjadi sorotan publik dan memunculkan tuntutan agar seluruh proses pembangunannya diperiksa secara menyeluruh.</p>
<p>Perhatian masyarakat menguat setelah video yang memperlihatkan kondisi jembatan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang warga menyampaikan keluhannya secara langsung kepada Penjabat (Pj) Bupati Pekalongan, Sukirman. Warga mengaku khawatir karena kondisi jalan di ujung jembatan dinilai membahayakan pengguna, terlebih kerusakan serupa disebut pernah diperbaiki namun kembali terjadi.</p>
<p>Merespons ramainya perbincangan, Lembaga Poros Keadilan Masyarakat (LPKM) Kabupaten Pekalongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Minggu (2/8/2026). Hasil pengecekan menunjukkan adanya penurunan permukaan di bagian oprit atau ujung jembatan dengan kedalaman yang cukup signifikan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu kecelakaan, terutama pada malam hari maupun saat hujan ketika permukaan jalan sulit dikenali pengendara.</p>
<p>Ketua LPKM Kabupaten Pekalongan, Agus Subekti, menilai kerusakan yang terus berulang mengindikasikan persoalan yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan tambal sulam.</p>
<p>&#8220;Kalau sudah dua kali diperbaiki tetapi kembali amblas, berarti persoalannya bukan sekadar di permukaan. Perlu evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan sejak awal pembangunan,&#8221; kata Agus.</p>
<p>Menurutnya, gejala kerusakan sebenarnya telah terlihat tidak lama setelah proyek dinyatakan selesai. Sekitar tiga bulan pascapembangunan, permukaan beton jembatan disebut mulai mengalami retak-retak. Namun, penanganan yang dilakukan saat itu dinilai hanya berupa pelapisan aspal tanpa menyentuh penyebab utama kerusakan.</p>
<p>&#8220;Retakan itu hanya ditutup aspal. Bagi kami, itu bukan penyelesaian terhadap akar masalah. Justru kondisi yang terus berulang ini memperkuat dugaan bahwa ada persoalan pada mutu konstruksi yang perlu diuji secara teknis,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-488 size-full" src="https://www.berita-indo.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260803_112028.jpg" alt="" width="576" height="432" /></p>
<p>Atas kondisi tersebut, LPKM mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan terhadap seluruh rangkaian proyek, mulai dari tahap perencanaan, proses pengadaan, pelaksanaan pekerjaan, hingga pengawasan. Menurut Agus, proyek yang menggunakan dana publik harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi administrasi maupun kualitas hasil pembangunan.</p>
<p>LPKM juga menyoroti mekanisme pengadaan proyek yang disebut menggunakan sistem *e-purchasing* tanpa melalui proses tender terbuka. Mekanisme tersebut, menurutnya, perlu dievaluasi untuk memastikan seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai ketentuan serta menghasilkan infrastruktur yang memenuhi standar kualitas.</p>
<p>&#8220;Kami meminta APH mengusut proyek ini secara menyeluruh. Ini bukan hanya soal anggaran negara, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jembatan tersebut. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang pada proyek-proyek lainnya,&#8221; tegas Agus.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Kabupaten Pekalongan belum memberikan keterangan resmi. Kepala Bidang Bina Marga yang dihubungi melalui pesan WhatsApp juga belum memberikan respons.</p>
<p>Konfirmasi dilakukan untuk meminta penjelasan mengenai status proyek, apakah masih berada dalam masa pemeliharaan penyedia jasa atau telah diserahterimakan kepada pemerintah daerah. Selain itu, dinas juga dimintai penjelasan terkait penyebab amblasnya jembatan yang baru selesai dibangun padaakhir 2025 tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/03/belum-setahun-dibangun-jembatan-tengeng-wetan-kembali-amblas-lpkm-minta-aph-turun-tangan/">Belum Setahun Dibangun, Jembatan Tengeng Wetan Kembali Amblas, LPKM Minta APH Turun Tangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/03/belum-setahun-dibangun-jembatan-tengeng-wetan-kembali-amblas-lpkm-minta-aph-turun-tangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bersiap SaImbut Kapal Induk Pertama, Giuseppe Garibaldi Tiba September 2026</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/01/indonesia-bersiap-saimbut-kapal-induk-pertama-giuseppe-garibaldi-tiba-september-2026/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/01/indonesia-bersiap-saimbut-kapal-induk-pertama-giuseppe-garibaldi-tiba-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:24:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Alutsista]]></category>
		<category><![CDATA[InfoNasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian pertahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=483</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Indo &#8211; Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa kapal induk pertama yang akan <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/01/indonesia-bersiap-saimbut-kapal-induk-pertama-giuseppe-garibaldi-tiba-september-2026/" title="Indonesia Bersiap SaImbut Kapal Induk Pertama, Giuseppe Garibaldi Tiba September 2026" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/01/indonesia-bersiap-saimbut-kapal-induk-pertama-giuseppe-garibaldi-tiba-september-2026/">Indonesia Bersiap SaImbut Kapal Induk Pertama, Giuseppe Garibaldi Tiba September 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berita Indo</strong> &#8211; Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa kapal induk pertama yang akan memperkuat armada pertahanan Indonesia, Giuseppe Garibaldi, dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 20 September 2026. Kedatangan kapal eks Angkatan Laut Italia tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kemampuan pertahanan maritim nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang sangat luas.</p>
<p>Kapal induk Giuseppe Garibaldi merupakan aset militer bersejarah yang sebelumnya dioperasikan oleh Angkatan Laut Italia. Setelah resmi bergabung dengan Indonesia, kapal ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan operasi laut, mendukung misi kemanusiaan, serta memperkuat kesiapan TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan nasional.</p>
<p>Untuk memastikan kapal dapat langsung beroperasi secara optimal, TNI Angkatan Laut telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan mengirim 100 personel ke Italia guna mengikuti pelatihan intensif yang mencakup teori maupun praktik pengoperasian kapal induk. Program tersebut bertujuan membekali prajurit dengan kemampuan teknis dan operasional sehingga mereka siap mengawaki Giuseppe Garibaldi sejak pelayaran menuju Indonesia hingga bertugas di perairan nasional.</p>
<p>Tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah juga mempercepat pembangunan dan penyesuaian berbagai fasilitas pendukung. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung, yang dipilih sebagai salah satu titik sandar strategis bagi kapal induk tersebut.</p>
<p>Pengembangan fasilitas di pangkalan itu meliputi peningkatan infrastruktur dermaga, dukungan logistik, hingga kesiapan sarana pemeliharaan kapal. Langkah ini dinilai penting agar operasional Giuseppe Garibaldi dapat berjalan secara efektif setelah resmi bergabung dengan armada TNI AL.</p>
<p>Kementerian Pertahanan menargetkan seluruh pembangunan fasilitas pendukung selesai sebelum kedatangan kapal pada September 2026. Dengan demikian, seluruh aspek operasional, mulai dari personel, infrastruktur, hingga sistem pendukung lainnya, telah siap menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI pada Oktober 2026.</p>
<p>Kehadiran Giuseppe Garibaldi diharapkan menjadi tonggak baru dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. Selain memperkuat daya gentar pertahanan nasional, kapal induk ini juga diharapkan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menjaga keamanan jalur pelayaran strategis, melaksanakan operasi gabungan, hingga mendukung misi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di kawasan.</p>
<p>Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam penguatan kekuatan maritim nasional melalui kehadiran kapal induk pertamanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/01/indonesia-bersiap-saimbut-kapal-induk-pertama-giuseppe-garibaldi-tiba-september-2026/">Indonesia Bersiap SaImbut Kapal Induk Pertama, Giuseppe Garibaldi Tiba September 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/01/indonesia-bersiap-saimbut-kapal-induk-pertama-giuseppe-garibaldi-tiba-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
