Beritaindo, Pekalongan-Sejumlah siswa yang lulus dari Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah (MIS) Ngalian, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mengekspresikan rasa syukur atas kelulusan mereka dengan cara yang berbeda. Mereka memilih berdonasi bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026) dengan menyalurkan puluhan bibit pohon melalui Lintas Komunitas Peduli Pekalongan (LKPP).
Kepala MI Salafiyah Ngalian, Ella Maryana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif bersama antara pihak sekolah, orang tua, dan pengurus sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan siswa.
“Acara hari ini kami menyerahkan beberapa bibit pohon kepada Lintas Komunitas Peduli Pekalongan. Bibit ini berasal dari para orang tua dan juga pengurus sebagai bentuk rasa syukur karena anak-anak mereka telah lulus dari MI Salafiyah Ngalian tahun ini,” ujar Ella.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga bertujuan membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Tujuan utama kami ingin membentuk karakter anak-anak agar selalu peduli terhadap lingkungan hidup. Jadi, bentuk syukurnya tidak hanya dengan berpesta, tapi juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap lingkungan, air, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sebanyak sekitar 60 bibit pohon berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut. Jenisnya pun beragam, mulai dari pohon aren hingga beberapa jenis tanaman lainnya.
Ella berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami ingin menjadi penggagas agar madrasah lain juga ikut peduli terhadap lingkungan. Kegiatan seperti ini akan terus kami lestarikan setiap tahun,” tambahnya.
Sementara itu, anggota LKPP Kecamatan Tirto, Bahrun, menyambut baik donasi bibit pohon dari MIS Ngalian. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut, terutama karena beberapa bibit yang disumbangkan tergolong langka.
“Kami sangat berterima kasih kepada MI Salafiyah Ngalian atas donasi tanaman ini. Beberapa jenisnya termasuk langka, seperti pohon gayam yang sudah mulai punah. Kami akan berusaha mengembangkannya agar tidak hilang,” ungkap Bahrun.
Ia menambahkan, bibit pohon tersebut rencananya akan disalurkan untuk kegiatan penghijauan di kawasan Hutan Linggo Asri yang masih menjadi lokasi penanaman.
Selain itu, Bahrun juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan serupa melalui LKPP di masing-masing kecamatan.
“Kepada masyarakat Pekalongan, kalau ingin memberikan bantuan seperti ini bisa melalui LKPP di kecamatan masing-masing,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya bersama.
“Mari kita menjaga kebersihan. Jangan membuang sampah sembarangan, karena dampaknya kembali ke masyarakat juga,” pungkasnya.














