Berita Indo, Batang – Relawan Indonesia untuk Kemanusiaan (Relindo) Kabupaten Batang kini memiliki ambulans operasional untuk mendukung pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat. Armada tersebut merupakan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui mitra kerja anggota DPR RI Komisi VI, Rizal Bawazier.
Bantuan satu unit ambulans itu diharapkan memperkuat mobilitas relawan ketika menangani warga yang membutuhkan pertolongan, termasuk proses evakuasi dan pengantaran pasien ke fasilitas kesehatan. Bagi Relindo Batang, keberadaan armada tersebut menjadi tambahan penting setelah selama ini kegiatan kemanusiaan dilakukan dengan keterbatasan sarana transportasi.
Rizal Bawazier meminta Relindo Batang memanfaatkan ambulans tersebut semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat. “Mohon untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan,” kata Rizal saat penyerahan bantuan ambulans di RB Center.
Menurut Rizal, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan dari mitra, dalam hal ini BRI, kepada kegiatan sosial kemanusiaan yang dijalankan Relindo. Ia menekankan agar kendaraan tersebut tidak sekadar menjadi fasilitas organisasi, tetapi benar-benar digunakan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
“Apabila dibutuhkan, segera laksanakan apa yang diperlukan oleh masyarakat. Ini suatu hadiah dari mitra kita, jangan sampai tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Rizal menjelaskan bantuan ambulans tersebut merupakan bagian dari skema dukungan yang diberikan kepada Relindo di sejumlah wilayah daerah pemilihan (dapil). Selain Batang, bantuan juga diarahkan kepada Relindo di Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Pekalongan.
Untuk tahap awal, masing-masing wilayah mendapatkan satu unit ambulans. Rizal mengatakan bantuan serupa berpeluang kembali diberikan pada tahun berikutnya, sehingga jumlah armada di masing-masing wilayah dapat bertambah sesuai skema yang disiapkan.
“Dari Pemalang, Pekalongan, Kota Pekalongan, sama Batang. Masing-masing ada satu unit. Nanti misalnya dua tahun depan kita bisa kasih lagi,” jelasnya.
Terkait operasional kendaraan, Rizal memastikan pengelolaannya menjadi tanggung jawab Relindo. Pihak mitra yang memberikan bantuan tidak ikut menangani kebutuhan operasional harian ambulans tersebut.
“Operasional semua diurus sama Relindo. Jadi, dari mitra tidak ikut untuk operasional. Semua dari Relindo,” katanya.
Ketua Relindo Kabupaten Batang, Budi Pramono, mengatakan ambulans tersebut menjadi tonggak penting bagi organisasinya. Selama ini Relindo bergerak membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, tetapi belum memiliki kendaraan operasional sendiri.
“Selama ini kami memang belum memiliki ambulans. Alhamdulillah sekarang kami menerima satu unit ambulans dari program CSR Bank BRI dan layanan ini gratis untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Budi.
Menurut Budi, keterbatasan armada sebelumnya menjadi salah satu kendala ketika relawan harus membantu proses evakuasi maupun mengantar warga menuju fasilitas kesehatan. Dengan adanya ambulans, koordinasi pelayanan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat ketika terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Ia mengatakan layanan ambulans tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi yang memerlukan mobilitas dan penanganan cepat. Relindo akan mengatur penggunaan armada berdasarkan kebutuhan serta koordinasi relawan di lapangan.
Sekretariat Relindo Kabupaten Batang berada di Gang Mawar, Sambong, Kabupaten Batang. Lokasi tersebut menjadi salah satu pusat koordinasi kegiatan relawan sekaligus tempat masyarakat dapat berkomunikasi terkait kegiatan sosial kemanusiaan.
Relindo merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Kegiatan yang dilakukan mencakup bantuan dalam kondisi darurat, aksi sosial, hingga berbagai aktivitas kemasyarakatan yang melibatkan relawan dan warga.
Saat ini, Relindo Batang memiliki lebih dari sepuluh relawan aktif dalam struktur kepengurusan. Organisasi tersebut juga terus melakukan regenerasi untuk memperkuat jumlah personel yang dapat diterjunkan dalam kegiatan kemanusiaan.
Budi mengatakan proses perekrutan anggota baru mendapatkan respons positif dari masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Ketertarikan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan sosial Relindo di Kabupaten Batang.
Di sisi lain, Pemimpin Cabang Pembantu BRI Limpung, Wisnu Anggoro Wicaksono, mengatakan bantuan ambulans merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Dukungan tersebut diarahkan agar manfaat program CSR dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Penyerahan satu unit ambulans ini merupakan bentuk CSR Bank BRI Cabang Batang kepada keluarga besar Relindo Kabupaten Batang,” ujar Wisnu.
Ia menyebut nilai ambulans yang diserahkan mencapai Rp399 juta. Kendaraan tersebut telah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti tempat tidur pasien, tabung oksigen, serta perlengkapan medis dasar untuk menunjang proses evakuasi.
Menurut Wisnu, fasilitas tersebut diharapkan membantu relawan dalam memberikan dukungan awal kepada pasien selama proses perjalanan menuju rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya. BRI juga berharap kerja sama dengan Relindo dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga kami dapat terus bersinergi dengan Relindo dalam memberikan layanan sosial yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Batang,” katanya.
Kehadiran ambulans pertama bagi Relindo Batang menjadi tambahan sarana penting dalam pelayanan kemanusiaan. Namun, manfaat armada tersebut akan sangat bergantung pada kesiapan relawan mengelola kendaraan, mekanisme pelayanan, serta kemampuan organisasi memastikan armada dapat bergerak ketika masyarakat membutuhkan.
Dengan dukungan armada baru tersebut, Relindo Batang diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sosial dan mempercepat mobilitas relawan. Kolaborasi antara BRI, Relindo, dan masyarakat juga membuka ruang bagi penguatan layanan kemanusiaan berbasis komunitas di Kabupaten Batang.














