<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketahanan pangan Arsip - Berita Indo</title>
	<atom:link href="https://www.berita-indo.com/tag/ketahanan-pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berita-indo.com/tag/ketahanan-pangan/</link>
	<description>Fakta Terkini,Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Aug 2026 12:18:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.berita-indo.com/wp-content/uploads/2026/06/logo-berita-indo-1-90x90.png</url>
	<title>Ketahanan pangan Arsip - Berita Indo</title>
	<link>https://www.berita-indo.com/tag/ketahanan-pangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>LPKM Temukan Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ternak, Paket di LPSE Batal Nilainya Hampir Rp700 Juta</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/08/01/lpkm-temukan-dugaan-kejanggalan-pengadaan-ternak-paket-di-lpse-batal-nilainya-hampir-rp700-juta/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/08/01/lpkm-temukan-dugaan-kejanggalan-pengadaan-ternak-paket-di-lpse-batal-nilainya-hampir-rp700-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:18:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Invetigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kambing]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertenakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=478</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Indo,Pekalongan-Ketua Lembaga Poros Keadilan Masyarakat (LPKM) Kabupaten Pekalongan, Agus Subekti, menyoroti <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/08/01/lpkm-temukan-dugaan-kejanggalan-pengadaan-ternak-paket-di-lpse-batal-nilainya-hampir-rp700-juta/" title="LPKM Temukan Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ternak, Paket di LPSE Batal Nilainya Hampir Rp700 Juta" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/01/lpkm-temukan-dugaan-kejanggalan-pengadaan-ternak-paket-di-lpse-batal-nilainya-hampir-rp700-juta/">LPKM Temukan Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ternak, Paket di LPSE Batal Nilainya Hampir Rp700 Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berita Indo,Pekalongan</strong>-Ketua Lembaga Poros Keadilan Masyarakat (LPKM) Kabupaten Pekalongan, Agus Subekti, menyoroti dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025. Dugaan tersebut mencuat setelah LPKM menemukan adanya ketidaksesuaian antara data yang tercantum dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan pelaksanaan pengadaan di lapangan.</p>
<p>Agus Subekti menyampaikan, berdasarkan hasil kajian yang dilakukan LPKM, pada sistem LPSE tercantum paket pengadaan komoditas kambing Jawa Randu dan paket pengadaan sapi berstatus dibatalkan.</p>
<p>&#8220;Temuan ini menjadi kejanggalan yang patut dipertanyakan. Jika dalam LPSE paket pengadaan dinyatakan dibatalkan, diduga pelaksanaannya tetap berjalan dengan menunjuk penyedia tertentu? Kondisi seperti ini berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan persaingan yang sehat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah,&#8221; ujar Agus, Sabtu (1/8/2026).</p>
<p>Menurutnya, pengadaan dengan spesifikasi dan nilai anggaran tertentu semestinya dilaksanakan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Apabila dialihkan menjadi penunjukan langsung tanpa dasar yang jelas, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum serta berisiko merugikan keuangan negara.</p>
<p>LPKM mencatat terdapat dua paket pengadaan yang menjadi perhatian, yakni:</p>
<p>Pengadaan Kambing Jawa Randu melalui mekanisme penunjukan langsung dengan nilai kontrak sebesar Rp383.010.000.</p>
<p>Pengadaan sapi melalui mekanisme penunjukan langsung dengan nilai kontrak sebesar Rp303.028.000.</p>
<p>Kedua paket tersebut menggunakan sumber pendanaan dari APBD Tahun Anggaran 2025.</p>
<p>Atas temuan tersebut, LPKM mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap seluruh proses pengadaan, mulai dari tahap perencanaan, penayangan di LPSE, hingga pelaksanaan kontrak.</p>
<p>&#8220;Kami meminta aparat penegak hukum memproses dugaan penyimpangan pada paket pengadaan ini. Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, maka harus ada tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan agar memberikan efek jera dan menjadi pembelajaran dalam pelaksanaan pengadaan pemerintah,&#8221; tegas Agus.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, pejabat pengadaan barang dan jasa maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait belum memberikan keterangan ataupun tanggapan atas dugaan yangdisampaikan LPKM.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/08/01/lpkm-temukan-dugaan-kejanggalan-pengadaan-ternak-paket-di-lpse-batal-nilainya-hampir-rp700-juta/">LPKM Temukan Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ternak, Paket di LPSE Batal Nilainya Hampir Rp700 Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/08/01/lpkm-temukan-dugaan-kejanggalan-pengadaan-ternak-paket-di-lpse-batal-nilainya-hampir-rp700-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DKPP Kabupaten Pekalongan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Pelatihan Duta Petani Milenial</title>
		<link>https://www.berita-indo.com/2026/06/26/dkpp-kabupaten-pekalongan-perkuat-regenerasi-petani-lewat-pelatihan-duta-petani-milenial/</link>
					<comments>https://www.berita-indo.com/2026/06/26/dkpp-kabupaten-pekalongan-perkuat-regenerasi-petani-lewat-pelatihan-duta-petani-milenial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berita-indo.com/?p=261</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beritaindo, Pekalongan -Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan menggelar pelatihan <a class="read-more" href="https://www.berita-indo.com/2026/06/26/dkpp-kabupaten-pekalongan-perkuat-regenerasi-petani-lewat-pelatihan-duta-petani-milenial/" title="DKPP Kabupaten Pekalongan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Pelatihan Duta Petani Milenial" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/06/26/dkpp-kabupaten-pekalongan-perkuat-regenerasi-petani-lewat-pelatihan-duta-petani-milenial/">DKPP Kabupaten Pekalongan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Pelatihan Duta Petani Milenial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beritaindo, Pekalongan</strong> -Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan menggelar pelatihan bagi petani milenial sekaligus musyawarah pemilihan Ketua Duta Petani Milenial (DPM) Kabupaten Pekalongan periode 2026–2028, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya pemerintah daerah dalam memperkuat regenerasi petani sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda di sektor pertanian.</p>
<p>Dalam musyawarah tersebut, Handono Warih terpilih sebagai Ketua Duta Petani Milenial Kabupaten Pekalongan periode 2026–2028, menggantikan Kuswanto yang telah memimpin organisasi pada periode 2024–2026.</p>
<p>Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan Pertanian DKPP Kabupaten Pekalongan, Sutanto, mengatakan pelatihan ini bertujuan menghimpun para petani muda agar mampu berkolaborasi dalam memajukan sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi.</p>
<p>&#8220;Tujuannya, kita menginginkan anak-anak muda bisa berkumpul untuk memajukan pertanian di Kabupaten Pekalongan. Anak-anak muda ini kan dekat dengan teknologi. Teknologi tersebut bisa diterapkan di lapangan sehingga produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Pekalongan bisa meningkat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengajak generasi muda agar tidak ragu menekuni sektor pertanian yang dinilai memiliki prospek menjanjikan.</p>
<p>&#8220;Saya mohon kepada anak-anak muda, jangan takut bertani. Karena pertanian saat ini sudah sangat menjanjikan. Contohnya untuk komoditas padi, harganya juga sangat baik. Saya harapkan petani muda bisa bergabung di Duta Petani Milenial Kabupaten Pekalongan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPM Kabupaten Pekalongan periode 2024–2026, Kuswanto, berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin berkembang dengan dukungan pemerintah daerah.</p>
<p>&#8220;Hari ini acaranya pelatihan petani milenial sekaligus musyawarah reshuffle kepengurusan Duta Petani Milenial Kabupaten Pekalongan. Semoga dengan adanya reshuffle ini Duta Petani Milenial Kabupaten Pekalongan bisa semakin berkembang, kegiatannya lebih aktif lagi, dan semoga Pemerintah Daerah terus mendukung kami untuk bergerak,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurut Kuswanto, DPM merupakan wadah bagi petani muda untuk saling berbagi pengalaman, menyampaikan berbagai kendala di bidang pertanian, serta memperluas jejaring antarpetani.</p>
<p>&#8220;Siapa pun petani yang usianya di bawah 39 tahun masuk kategori petani milenial. Jangan ragu untuk bergabung di Duta Petani Milenial, karena di sinilah tempat kalian untuk mencurahkan keluh kesah, baik kendala teknis maupun nonteknis di dunia pertanian,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketua DPM Kabupaten Pekalongan periode 2026–2028, Handono Warih, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjadikan DPM sebagai wadah yang mampu menjembatani aspirasi petani kepada pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas kepercayaan teman-teman yang telah menyerahkan amanah ini kepada saya. Insyaallah saya akan berusaha semaksimal mungkin sesuai kemampuan saya. Saya ingin Duta Petani Milenial menjadi wadah yang menyampaikan suara dan keluhan petani kepada pemerintah daerah serta bersinergi dengan semua pihak demi memajukan pertanian di Kabupaten Pekalongan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dalam waktu dekat, Handono menargetkan peningkatan edukasi bagi petani muda, pendataan penyakit tanaman, hingga pengelompokan potensi usaha para anggota agar lebih mudah mendapatkan pendampingan dan pengembangan dari instansi terkait.</p>
<p>&#8220;Yang jelas kami akan melibatkan masyarakat, khususnya petani muda, untuk bersinergi bersama kami. Kami juga akan melakukan clustering atau pengelompokan karya dan usaha teman-teman petani muda agar bisa dibantu pengembangannya oleh pihak terkait,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, masyarakat yang ingin bergabung dapat menghubungi Duta Petani Milenial Kabupaten Pekalongan melalui akun Instagram resmi organisasi tersebut. Ke depan, pihaknya juga menargetkan terbentuknya Duta Petani Milenial di setiap kecamatan sebagai penghubung antara petani di tingkat desa dengan pemerintah daerah.</p>
<p>Salah satu anggota Duta Petani Milenial, Puji Surwanoto, menyambut positif kepengurusan baru tersebut. Petani durian asal Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, itu berharap DPM semakin banyak menghadirkan program pelatihan dan membuka akses kerja sama dengan berbagai sektor.</p>
<p>&#8220;Semoga kepemimpinan yang selanjutnya membawa dampak yang lebih baik untuk petani-petani di Kabupaten Pekalongan, khususnya petani muda yang sedang merintis di bidang pertanian,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia juga mengajak petani muda untuk tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan usahanya.</p>
<p>&#8220;Jangan takut sendiri dan jangan menjadi katak dalam tempurung. Kita harus terbuka dengan dunia luar, mengenal banyak teman yang juga bertani supaya kita semakin baik dalam bertani. Jadi, jangan ragu untuk bergabung bersama kami,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.berita-indo.com/2026/06/26/dkpp-kabupaten-pekalongan-perkuat-regenerasi-petani-lewat-pelatihan-duta-petani-milenial/">DKPP Kabupaten Pekalongan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Pelatihan Duta Petani Milenial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.berita-indo.com">Berita Indo</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.berita-indo.com/2026/06/26/dkpp-kabupaten-pekalongan-perkuat-regenerasi-petani-lewat-pelatihan-duta-petani-milenial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
